sufferwithme · 2 menit baca
Yang Terbaik dalam Sejarah Televisi: Breaking Bad
Breaking Bad adalah kisah mengguncang yang berpusat pada karakter utamanya, Walter White. Namun, keguncangan itu tidak hanya muncul dengan mendramatisasi adegan-adegan. Dalam serial ini ditempuh jalur ilmiah yang cukup kuat hingga memuat teori-teori tentang psikologi. Di samping itu, serial ini menunjukkan apa saja yang bisa dilakukan seorang guru Kimia seperti Walter White melalui jalur ilmiah. Namun, persoalannya bukan itu. Persoalannya adalah perkembangan, perubahan, dan transformasi Walter White.
Sebagian besar orang terkesan pada ucapan Walter White di episode final, "Aku melakukannya untuk diriku sendiri, karena, aku merasakannya, aku hidup", padahal itu adalah sesuatu yang berbasis hedonisme yang sudah aku ketahui bahkan di tahun-tahun ketika aku mulai menonton serial ini. Walter White, kadang sebagai Heisenberg, adalah seorang hedonis, seorang pragmatis, seorang oportunis. Kadang makyavelis, kadang manipulator, kadang pembunuh, namun yang paling utama ia adalah seorang pembuat narkoba yang telah merugikan hak jutaan orang di dunia.
Breaking Bad benar-benar menempatkan Walter White di tengah cerita dan segala hal di sekelilingnya berinteraksi dengannya. Setiap musim yang berjalan, setiap episode, setiap adegan, setiap menit, menunjukkan apa saja yang bisa dilakukan W.W demi kepentingannya. Sebenarnya, kalimat "I did it for me (Aku melakukannya untuk diriku sendiri)" di akhir serial adalah kisah yang dimulai pada akhir episode 6 musim 1. Di episode pertama musim pertama, ia melakukan berbagai hal untuk menghasilkan uang bagi keluarganya, agar tidak mati, agar tidak tertangkap, agar tidak ditahan. Namun, bahwa segala hal itu adalah untuk dirinya sendiri, terletak pada saat Walter White merampas uangnya dari Tuco secara paksa, naik ke mobilnya, dan bahagia seperti sedang mengalami krisis.
Breaking Bad juga menunjukkan betapa bahkan detail-detail yang sangat kecil pun dapat menimbulkan akibat.
Serial ini juga mengedipkan mata pada psikologi maupun sosiologi. Di dalamnya, di sana-sini, ia menggunakan ilmu pengetahuan. Ia dibangun di atas detail-detail yang kecil.
Ini adalah puncak tertinggi dalam sejarah televisi. Mungkin suatu hari akan dibuat yang lebih baik, namun untuk saat ini Breaking Bad berada di posisi pertama.