
Fakta di balik layar
Ada satu adegan di dalam bioskop saat Joni menjelaskan 10 tipe penonton film yang direkam dalam satu long take. Namun, lembaga sensor Indonesia memotong shot tersebut karena menampilkan dua orang berciuman dengan lidah terlihat. Sang sutradara berdebat selama 3 jam dengan lembaga sensor agar shot itu tidak dipotong, tetapi tidak berhasil.
Sutradara berencana menampilkan Erly Ulil sebagai wanita hamil di semua filmnya sebagai ciri khas, tetapi aktris itu patah kaki pada malam sebelum hari syutingnya sehingga harus diganti. Sutradara meminta Adetasha, asisten perancang kostum, untuk menggantikannya.
Dalam adegan ketika sopir taksi, istrinya yang hamil, dan Joni tiba di rumah sakit, Anda bisa melihat 2 nama dokter di papan tulis bertuliskan "Dr. Joko" dan "Dr. Niko Putra" yang merujuk pada Nicholas Saputra dan Joko Anwar
Nama sopir taksi (Barry Prima) tertulis sebagai "Jaka S." di ID-nya di dasbor taksinya. Jaka S merujuk pada Jaka Sembung, karakter yang diperankan Prima dalam film-film Jaka Sembung sejak 1981.
Karakter dokter kandungan (Tantowi Yahya) memutar musik country selama proses persalinan istri sopir taksi. Tantowi Yahya dikenal sebagai praktisi musik country.
Saat pengambilan gambar adegan ambulans, ambulans itu mengalami kecelakaan dengan sutradara, sinematografer, dan aktor utama Nicholas Saputra berada di dalamnya. Tidak ada yang mengalami cedera serius dan shot tersebut dipakai di film.
salah satu dari 2 kritikus film.
sebagai salah satu dari 2 kritikus film.
debut penyutradaraan Joko Anwar.